August 11, 2011
Kamis sore. Dalam antrian panjang lampu merah di Bandung. Perjalanan menuju Ciwalk. Sepeda Motor.
Dia : Ana warna kerudungnya sama kayak warna mobil di sebelah kanan kita.
Na : Eh.. (seraya menoleh ke sebelah kanan, BMW merah) iya ya.. hehe
*entah kenapa gw suka banget dengan dialog singkat di atas.
Sederhana. Biasa. Apa adanya.
Kita seringkali berusaha mencari atau menciptakan sesuatu yang luar biasa untuk mendapatkan makna, padahal jauh di sana, yang sederhana dan biasa bisa lebih bermakna.. kenapa? karena kita tidak perlu berusaha mencari atau menciptakan.. yang sederhana dan biasa jadi bermakna karena itu terjadi apa adanya tanpa paksaan..
(dan eh, terima kasih sudah memperhatikan ‘warna’ kerudung Na, entah kenapa„ menjadi yang diperhatikan selalu terasa menyenangkan)